PT Gunanusa Eramandiri
Home | About Us | Factory & Facilities | Product | Gallery | Our Client | Recipes | Career | Contact Us | Article | Employee
PT Gunanusa Eramandiri

Fakta Menarik Pistachio Untuk Kesehatan dan Kecantikan

      Keragaman pola konsumsi masyarakat Indonesia sangat rendah karena ketergantungan ekstrim pada beras, juga akibat asupan yang rendah dari buah, sayur, daging, susu, gandum, kacang-kacangan dan biji-bijian. Penyakit Tidak Menular (PTM) mengalami peningkatan signifikan dan merupakan salah satu factor utama penyebab kematian. Penyakit kardiovaskular adalah penyebab kematian terbanyak (35%) diikuti diabetes (6%) dan PTM lain (15%). Melihat fenomena tersebut, jelas bahwa saai ini Indonesia tengah menghadapi beban gizi ganda, oleh karena itu harus ada perbaikan pada pola konsumsi masyarakat, salah satunya yaitu mengganti makanan ringan yang biasa dimakan menjadi makanan ringan sehat dari biji-bijian atau umbi-umbian.
      Pistachio dapat digunakan sebagai salah satu pengganti makanan ringan, dikutip dari CNN Indonesia, dalam 28 gram pistachio terkandung 156 kalori, 8 gram karbohidrat, 3 gram serat, 6 gram protein, 12 gram lemak (90 persen lemak sehat), 8 persen potasium, 14 persen fosfor, 24 persen vitamin B6, 16 persen thiamin, 18 persen tembaga, dan 17 persen mangan. Nutrisi yang terkandung dalam pistachio tersebut mempunyai beberapa manfaat Mengurangi risiko kanker Sekian banyak kacang-kacangan dan biji-bijian, pistachio mengandung lebih banyak antioksidan. Antioksidan memainkan peranan penting untuk mencegah kerusakan sel dan mengurangi risiko penyakit, termasuk kanker.
      Dua jenis antioksidan yang paling banyak ditemukan dalam kacang adalah polifenol dan tokoferol yang melindungi tubuh dari serangan kanker. Fakta menariknya, antioksidan pada kacang ini sangat bisa diterima perut dan mudah diserap. Mendukung kesehatan bakteri usus. Pistachio termasuk kacang tinggi serat. Kebanyakan serat yang masuk ke tubuh tak dicerna sempurna. Namun, beberapa tipe serat dicerna oleh bakteri baik yang berperan sebagai prebiotik. Bakteri ini memfermentasi serat dan mengubahnya menjadi asam lemak rantai pendek. Beberapa manfaat kesehatannya antara lain, mengurangi risiko gangguan pencernaan, kanker, dan penyakit jantung.

      Kontrol kadar gula darah Penderita diabetes bisa mengonsumsi pistachio tanpa merasa takut gula darah naik mendadak. Kacang memiliki indeks glikemik yang rendah. Selain itu, kacang juga dapat mengontrol tekanan darah. Dalam studi mini yang dilakukan terhadap 10 orang, konsumsi pistachio bersama dengan makanan tinggi karbohidrat mampu menurunkan gula darah.
      Mendukung kesehatan jantung Kacang mengandung 90 persen lemak sehat. Jika dikonsumsi secara teratur, kacang mampu menurunkan kadar LDL alias kolesterol jahat dalam darah. Kandungan antioksidan, fitosterol, dan asam lemak tak jenuh baik untuk mendukung kesehatan jantung. Selain itu, kandungan asam amino di dalamnya juga mampu mencegah pengerasan arteri dan penggumpalan darah.
      Pistachio juga memiliki beberapa manfaat untuk kecantikan yaitu Menutrisi rambut. Kacang pistachio juga diketahui kaya beberapa jenis mineral seperti kalium, kalsium, fosfor, besi, hingga magnesium. Hal itu membuatnya memberikan nutrisi tidak hanya untuk kulit tetapi juga rambut. Pistachio diblender menjadi pasta untuk kemudian dimanfaatkan sebagai masker rambut. Layaknya kulit yang bisa menjadi lebi halus dan lembap, rambut juga dapat menjadi lebih lembut dan berkilau. Mencegah penuaan dini. Kacang pistachio mengandung vitamin A, C, E, K, serta B kompleks. Vitamin C dan E sendiri dikenal kaya antioksidan yang berfungsi melindungi kulit dari kerusakan sel akibat paparan sinar UV maupun polusi yang merupakan salah pemicu penuaan dini. Minyak yang dikandung kacang pistachio juga punya sifat emolien yang membantu menjaga elastisitas dan kelembapan kulit.